Akhir-akhir ini banyak sekali populasi serangga yang meningkat drastis, diakibatkan perubahan cuaca yang ekstrim di Indonesia. Mulai dari serangan wabah ulat bulu di berbagai daerah Jawa Timur beberapa bulan yang lalu, kali ini Indonesia dihebohkan dengan serangan serangga bernama Tomcat.
Namanya yang memang keren seperti nama pesawat tempur buatan AS, tapi
punya bahaya akibat yang ditimbulkannya. Binatang yang dikenal dengan
nama semut kanai atau semut kayap ini, dapat menimbulkan iritasi kulit,
gatal-gatal dan akan menimbulkan bekas hitam pada kulit apabila terkena
cairan yang ada didalam tubuhnya.Hal itu disebabkan karena didalam tubuhnya mengandung racun yang bernama "Paederin", yang akan merusak kulit bila bersentuhan langsung ataupun lewat baju, kain atau barang apapun yang sudah tercemar racun tersebut.
Tomcat biasanya hidup didaerah yang lembab, juga semak-semak yang rimbun, oleh karena itu usahakan agar tanaman yang ada di rumah kita terkena cahaya matahari secara langsung agar tak lembab juga pangkas tanaman secara rutin agar tidak terlalu rimbun, sehingga mengurangi kemungkinan Tomcat hinggap disana.
Tomcat tidak menggigit atau menyengat, tetapi ia mengeluarkan racun, dan hal itu tidak akan dilakukan jika ia tidak diusik. Dan sebaiknya jangan menyentuh atau memencet tubuh tomcat scara langsung agar tidak terkena racunnya, gunakan kayu atau barang lain untuk mengusirnya. Kalaupun terkena cairan dari tubuhnya cepat cuci dengan air agar racun tersebut tidak bereaksi terlalu lama dan olesi pasta gigi, minyak angin ataupun obat lain yang dapat mengurangi kinerja racun tersebut, dan segeralah periksakan ke dokter.
Jadi, tak perlu khawatir dengan serangan binatang yang satu ini, asalkan kita tetap menjaga kebersihan lingkungan, terutama dari rumah kita sendiri. Nanti populasinyapun akan kembali normal seperti sediakala.
